FILM ACTION ADALAH ORGASMIC

Film Action adalah sebuah genre yang di dedikasikan buat para cowok yang pengen nunjukin machoisme mereka buat nutupin bahwa mereka juga punya Box set DVD Twillight. Film Action didedikasikan buat para cowok demi predikat bahwa mereka adalah cowok pemberani. Buat seorang cowok suka nonton Film Action itu sekaligus berguna buat mengelabui bahwa mereka udah baca semua novel Supernova. Nggak Cuma buat cowok, Film Action juga dipersembahkan buat cewek-cewek yang pengen punya contoh figur cowok yang jadi impian mereka, tapi masalahnya di Dunia ini nggak ada satu pun sosok nyata cowok yang berkarakter kayak John McClane, jadi akhirnya semua cewek ngejadiin Ryan Gosling sebagai figur cowok idaman mereka.

Jadi gua berpendapat bahwa semua orang suka nonton Film action, nggak peduli jenis kelamin, warna kulit, jumlah gaji tiap bulan atau status percintaan, Jomblo atau Pacaran pasti semua suka nonton Film Action. Kalo ada sejawat sekalian yang nggak suka nonton Film Action, mungkin sejawat sekalian adalah orang-orang yang perlu diselamatkan. Itulah kenapa gua nggak pernah berniat buat follow akunnya Sujiwo Tedjo.

Karena gua bakalan ngomongin tentang Film Action & kayaknya gua udah pernah nulis kalo bikin Film Action itu gampang! Bahkan kadar kegampangannya sama kayak misalnya elo pernah iseng nelpon McDonalds Call Center 14045 Cuma buat ngerjain Operatornya. Formula utama buat bikin Film Action itu Cuma perlu masukin 3 unsur utama yang andaikan sebuah film nggak ada 3 unsur itu, bisa dipastiin kalo itu bukan Film Action. 3 Unsur itu adalah:
1. Tembak-tembakan
2. Kebut-kebutan.
3. Tembak-Tembakan & Kebut-kebutan.

Tapi, biarpun udah ada ketiga hal yang gua sebut diatas, belum tentu sebuah Film Action itu bakalan bagus & layak ditonton, ada hal-hal yang wajib ada buat bikin Film Action keliatan bagus & bisa bikin yang nonton ngedapetin Efek Orgasmic tepat di bangku bioskop saat dia duduk nonton film itu. Apa aja hal itu?

JohnMclane1. POLISI YANG BERMASALAH YANG KEMUDIAN JADI PAHLAWAN.
Andaikan Kepolisian pengen memperbaiki citra Kepolisian di mata Masyarakat, mereka nggak perlu nongolin seorang polisi yang jago joget tarian india di Youtube atau nampilin sosok Polwan cakep tiap pagi di TV. 2 Hal itu malah buat gua bikin keliatan Citra Kepolisian itu bodoh banget. Kalo emang Kepolisian pengen memperbaiki citranya, mereka cukup make film sebagai medium pencitraan. Bikin Script Film yang nyeritain seorang polisi berangasan yang gampang emosian tapi nggak korup (hal yang nggak mungkin sih sebenernya) & jadiin polisi itu seorang yang bisa ngancurin gembong-gembong kejahatan di daerah Kampung Ambon.

Karena polisi adalah makhluk yang dititahkan buat megang pistol & punya hak buat nembakin pistol kemana pun dia suka setelah Tony Montana. Jadi Intinya kalo ada film dimana polisi itu bebas ngancurin atau nembakin apapun yang ngehalangin dia buat mecahin sebuah kasus atau misalkan polisi itu harus ngerampas mobil warga (biasanya mobil bagus) buat ditabrak-tabrakin, hal itu sah-sah aja. Karena apa? Karena dia adalah Polisi! Atas nama keamanan secara Konstitusional (anjirr, bahasa gue) Polisi itu berhak ngelakuin semua adegan di Film Action demi Stabilitas Nasional.

Itulah kenapa rata-rata Film Action itu selalu nampilin sosok polisi, mantan polisi, Navy Seal, Mantan Navy Seal, Tentara, Mantan Tentara yang bebas ngelakuin tindakan-tindakan yang ada di Film Action.

172. ORANG JERMAN HARUS JADI PENJAHAT.
Please, jangan ngira kalo gua tuh punya dendam kesumat sama apa yang dilakuin sama Herr Fuhrer bertahun-tahun silam. Lo pasti nanya ‘Kenapa Harus Orang Jerman yang di bunuh?’ Gua juga nggak tau! Tapi kebanyakan film emang nampilin penjahat-penjahat dari tanah Die Nationalmannschaft. Gua juga nggak tau apakah banyak produser-produser berdarah Yahudi yang pengen ngebales apa yang dilakuin Joseph Goebbels ke nenek moyang mereka? Apakah emang gara-gara kekalahan Jerman sebagai Negara yang diunggulkan pas EURO 2012 kemaren, Tapi kalo lo udah nonton Casablanca, The Heart Of Humanity, Marathon Man & beberapa Franchisenya James Bond, pasti lo tau kalo penjahatnya rata-rata adalah orang Jerman.

Penjahat di Film Action itu harus lebih pinter dari jagoannya (apalagi jagoannya adalah polisi & nggak ada polisi yang pinter!) & nggak ada yang lebih pinter buat meranin penjahat kecuali orang Jerman kan? Christoph Waltz contohnya. Hal yang gua sebutin udah cukup sebagai bukti bahwa orang Jerman itu cocok banget buat meranin sebagai penjahat. Ini jadi sebuah stereotype kayak bahwa ada suku tertentu di negara gue yang cocok buat jadi Debt Collector. Kita nggak bisa menyanggah hal itu. Tapi gua mengakui kalo kebanyakan orang Jerman yang meranin jadi penjahat itu aktingnya emang bagus banget nggak kayak Aktingnya K-Stewart yang Cuma nampilin muka datar.

300px-DOTM_Galileo_Building3. HANYA PERLU 1 LOKASI FILM.
Bikin Film Action itu nggak perlu syuting di tempat-tempat yang nunjukin keindahan alam! Buat apa? Toh nanti tempat itu juga bakalan berantakan gara-gara ledakan senapan & mesiu. Bikin film itu Cuma butuh 1 lokasi & memaksimalkan lokasi itu buat jadi arena Perang Kurusetra. Jadi itu artinya kita nggak perlu syuting di Gunung Semeru, di Pulau Seribu atau di Phuket. Penonton Film Action nggak perlu ngeliat pemandangan-pemandangan indah, kita Cuma pengen ngeliat pemandangan orang tembak-tembakan, ledakan & kejar-kejaran. Buat sebuah Film Action, lo Cuma butuh sebuah gedung dimana sebagian lantainya bakal diledakin & scene kucing-kucingan antara penjahat & jagoan sambil megang senapan & siap buat saling ngancurin kepala masing-masing. Lo nggak perlu ngeliat ada sebuah stadion diancurin & tiba-tiba muncul penjahat pake alat bantu pernafasan. Itu makanya The Dark Knight Rises itu bukan Film Action.

Selain buat meminimalisir budget produksi, lokasi yang kecil itu efektif buat ngasih efek ledakan yang dahsyat atau adegan tembak-tembakan yang intensif. Walaupun ujungnya atau awalnya ada adegan kebut-kebutan tapi titik aksi yang dituju ada di lokasi itu. Inget! Ini Film Action, bukan Film Drama & yang pasti lokasi syuting dengan gambar pemadangan itu adalah jatahnya Ang Lee, untungnya Ang Lee nggak bagus buat bikin Film Action.

Kalo lo tanya ke gue, apa Film Action yang Cuma syuting di 1 Lokasi itu bakalan seru? Berarti lo belum pernah Nonton The Raid.

linlo4. ALKOHOL
Gua nggak minum Alkohol (atau lebih tepatnya: Udah nggak minum lagi) tapi gua tau bahwa Alkohol selalu ngasih efek lebih keren dari substansi apapun. Itulah kenapa ada slogan “DRINKING BEER, RAISING HELL & WHOOPIN ASS!” Sebuah film gua sarankan perlu masukin efek penggunaan Alkohol didalamnya demi film itu keliatan keren. Sebuah scene Film Action bakalan nampilin seseorang kena tembak, terus ngelakuin operasi dadakan & ngeguyur bekas kena tembaknya pake Alkohol. Seorang penjahat bakalan kejar-kejaran sama polisi sambil nenggak Whisky. Seorang cewek seksi bakalan tidur sama Jagoannya sehabis ngelakuin percakapan standar di Bar sambil minum Alkohol. Jadi lo udah tau dasar apa Film Action itu berasal kan? ALKOHOL!

Jadi apa lagi yang diperluin sebuah Film Action yang Orgasmic & buat jagoannya keliatan keren? MINUM ALKOHOL & MENYELAMATKAN DUNIA!

17 comments

  1. Menurut gue, Film Action itu sangat kekanak-kanakan. Seperti flm kartun mickey mouse, selalu ribut gak ada matinya.
    * Sial, gue dulu juga peminum *

    1. Kita nonton Film Action yang kekanak-kanakan karena Film Drama itu sangat penuh kedewasaan. dan kedewasaan itu menyebalkan. hehehehehehe…. *tos mantan peminum*😀

  2. Sy paling ska nonton film action. .

    1. 272 juta penduduk negara ini pada umumnya juga suka nonton film action🙂

  3. argh Die Hard, favorit saya !😆

    mau nonton ah ntar februari, die hard 5:mrgreen:

    1. Pertama : Orang yg nggak suka DIe Hard itu berarti hidupnya nggak seru.
      Kedua : Semua orang kayaknya bakalan nonton die hard 5 (kecuali orang yang hidupnya nggak seru tadi)😀

      1. setuju dua ribu persen😆

        nganu, apakah sampeyan jg suka G n R? #halaghnyaripersamaansahaja😆

      2. Lies, Appetite For Destruction, Use Your Illussions I & II dulu gua punya kasetnya. Dan gua bisa ngebedain mana ‘Dont Cry’ yang Original lyric & Alt Lyric. Jelas?! Take me down to the paradise city where the grass are green & the girls are pretty………

      3. wogh man. tampaknya kita harus ngopijoss demi g n r dan die hard, walo saya msh sangsi apakah anda jg fans bang rhoma kyk saya😆

        toss lah pokoknya. ditunggu apdetan blog selanjutnya😀

      4. Updatean akan terjadi saat gua nggak lagi sibuk menjalin hubungan percintaan dengan para gadis😀

      5. Gadis hayalan ato gadis impian? *guesoktau*

      6. gadis gangster

      7. buset, pantes tawaran ngopijoss jd kurang hot😆

        yeah, the girls are ready !😆

  4. kamu maunya ngobrol cuma ama cowok doang😐

    Drive termasuk pilem eksyen nggak? banyak action flick-nya tuh

    1. Drive itu film yg ada cowok mukanya nggak ada ekspresinya gitu? siapa namanya? lupa gue :))

      1. tuh yang diinget cuma cowoknya kaaaan =))

      2. sebenernya gua gak inget apapun di film itu😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: